Tuesday, June 17, 2014

Belum usai

Jadi inget pernah pentas teater bersama barisan seniman muda Blitar  sambil ketakutan karena diawasi oleh intelejen negara.
Saat itu aku masih SMP.

Jadi inget pernah bikin puisi , manggung di atas mobil,  untuk minta Soeharto turun.
Saat itu masih kelas 2 SMA. Dan besok nya sekolah mencekam.

Jadi ingat, bisa baca puisi dan  pentas teater dengan bebas di kampus. Saat itu aku sudah jadi mahasiswa di tahun 1999. Masa setelah reformasi terjadi.

Ingatkah kawan saat kita bikin pameran,  pentas teater, pembacaan puisi,  pemutaran film dan juga pertunjukan band, kemudian  kita diintimidasi oleh sebagian mahasiswa  di kampus yang menghakimi  bahwa apa yg kita lakukan tidak layak. Itu di tahun kedua dan ketiga ketika kuliah. Padahal manajemen kampus sudah memberikan ijin pada kami. 

Tenyata reformasi belum membuat orang menghargai kebebasan masing-masing untuk berekspresi.

saat itu perjuangan kebebasan berekspresi memang belum usai

Sunday, June 08, 2014

Pelukan

Siapa yang bisa hidup tanpa pelukan?
Bayi
Anak-anak
Remaja
Dewasa
Semua memerlukan pelukan

Tuesday, April 22, 2014

Sosial atau Anti-sosial

Kamu harus bersosialisasi!
Tegur perempuan sosialita itu
Kamu mesti punya banyak teman!
Diktenya
Pintar saja tak cukup,  kamu mesti bergaul!
Cecarnya

***

Ia tak tahu pengkhianatan pertemanan yang pernah kurasakan
Ia tak mengerti bahwa aku punya teman
Memang tak sebanyak ia
Meski temanku sedikit,  mereka dapat dipercaya
Temanku tidak hanya datang saat bersenang-senang
Temanku datang juga saat aku sedih

Temannya banyak
Ku tahu itu
Tapi ku juga tahu
Tak semua temannya menyukainya
Tak semua temannya berkata baik tentangnya
Tak semua temannya datang saat ia sakit
Ada temannya yang mencela di belakangnya
Padahal ia memuji di depannya

Teman macam apa itu

Ku tak mau berteman seperti itu
Temanku adalah orang yang bisa kupercaya
Temanku adalah orang yang ku mengerti dan mengerti aku
Perbedaan tak jadi masalah bagiku
Selama ia jujur
Selama ia menghargai ku
Menghargai pilihanku

***

Berinteraksi dengan orang lain
Bersosialisasi, karena manusia mahkluk sosial

Menjadi mahkluk sosial bukan berarti tak punya identitas diri

Bahkan sebaliknya pergaulan sosial sekarang menjadi status sosial
Menjadi sebuah pencapaian
Eksistensi diri

Wednesday, April 02, 2014

Sosial atau Anti-sosial

Kamu harus bersosialisasi!
Tegur perempuan sosialita itu
Kamu mesti punya banyak teman!
Diktenya
Pintar saja tak cukup,  kamu mesti bergaul!
Cecarnya

***

Ia tak tahu pengkhianatan pertemanan yang pernah kurasakan
Ia tak mengerti bahwa aku punya teman
Memang tak sebanyak ia
Meski temanku sedikit,  mereka dapat dipercaya
Temanku tidak hanya datang saat bersenang-senang
Temanku datang juga saat aku sedih

Temannya banyak
Ku tahu itu
Tapi ku juga tahu
Tak semua temannya menyukainya
Tak semua temannya berkata baik tentangnya
Tak banyak temannya datang saat ia sakit

Ada temannya yang mencela di belakangnya
Padahal ia memuji di depannya

Teman macam apa itu

Ku tak mau berteman seperti itu
Temanku adalah orang yang bisa kupercaya
Temanku adalah orang yang ku mengerti dan mengerti aku
Perbedaan tak jadi masalah bagiku
Selama ia jujur
Selama ia menghargai ku
Menghargai pilihanku

Wednesday, March 26, 2014

Wajah-wajah letih

Tak ada ekspresi ceria
Tak ada ekpresi bahagia

Wajah letih
Semua...
Semua orang di gerbong ini
Letih....

Tak ada yang berbicara
Semua terdiam
Ada yang menutup mata
Ada yang terus terpaku pada layar alat elektroniknya

Tak ada keramahan
Tak ada basa basi
Mereka letih
Mereka ingin tidur
Tapi mereka belum sampai rumah

Pukul 11 malam
Kereta Jakarta - Bogor
Menembus dingin udara
Menembus kantuk yang merajalela

Kereta itu
Mengantar wajah-wajah letih 
ke tiap-tiap stasiun

Comel,  26 March 2014



Gelap

Ruang itu gelap
Bahkan hidungmu tak tampak dari matamu

Bergerak?
Kau takut menabrak
Kau takut karena tak tahu apa yang akan terjadi
Kau takut terjatuh
Kau takut dalam bahaya

Jika kau terdiam?
Kau akan tetap disana
Dalam gelap
Menunggu sampai entah kapan
Dan entah siapa
yang akan memberimu cahaya
Kau mungkin merasa lebih nyaman
Tapi kau tak tahu apa yang mengelilingimu
Bahaya atau bukan
Kau tak tahu

Kau tak tahu gelap itu sampai kapan
Tak ada lilin,  korek  api,  apalagi lampu
Tak ada celah sedikit pun hingga tak ada setitik cahaya menerangimu

Kau pilih diam?
Tanpa makanan
Tanpa minuman
Seberapa lama kau sanggup bertahan?
Hingga oksigen habis?
Hingga tak punya tenaga untuk bergerak? Dan kau pun mati perlahan
Dalam gelap

Mengapa tak kau pilih bergerak?
Saat kau masih mampu bergerak
Saat kau masih bisa tanggung luka jika kau menabrak
Dengan bergerak
Kau bisa meraba batas gelap
Kau bisa mencoba menguak gelap
Kau bisa runtuhkan batas itu
Mungkin hanya selubang jarum
Atau bahkan bisa sebesar bata
Dan kau punya harapan dengan cahaya kecil itu
Dan kau punya saluran udara untuk membuatmu tetap bernafas
Bahkan mungkin lubang kecil itu bisa membawamu keluar dari gelap itu

Bergeraklah
Dan kau punya harapan

Comel,  26 March 2014

Monday, March 17, 2014

Beku

Dingin
Sepi
Tak ada menggigil
Tak ada keluhan
Tak ada sumpah serapah
Tak ada kecewa
Dan juga tak ada bahagia

Hanya pasrah
Dalam ruang dingin ini
Membeku adalah sebuah kepastian
Tak bisa ditolak
Tak bisa mengingkarinya

Dingin udara melampaui titik 0 derajat celcius
Apalagi yang bisa dicari

Jangankan selimut hangat
Atau teman sahabat
Bergerak dan bicarapun tak mampu lagi

Beku....

Thursday, June 20, 2013

Powerless

What am I looking for in my life?
Sometimes I feel nothing
in the otherside I have a blessfull family
Sometimes I feel powerless
When facing many things I want to do

I got many challenges to resolved
But I feel empty and powerless
Or, sometimes I dont know where to start

Perhaps...
I need to drowning my thoughts
I need to drowning my ideas
into deep inside my mind
and my heart

Otherwise...
Perhaps..
I need to put off all of my thoughts
I need to put off all of my ideas
Letting my mind empty
then..
Finding  new meaning of my life


But...
I dont know when I can do that
Coz every challenges I got, need to resolved as fast as I can


Every single plan..
doing running race in my life

Sometimes it feels fun
I feel challenged to resolved it

But now,
it doesnt fun at all
I'm tired
And asking
I'm running for what?

Do I complaining my life?
Do I?

I dont know wether this is a complaining or what
Perhaps..
I just need new energy
To resolve anything challenging me

Jakarta- Bogor, 20 Juni 2013

Wednesday, May 29, 2013

Tak diundang

Ia datang tiba-tiba
Dalam sepi dan lara
Ia datang tak diundang
Dalam bahagia keluarga

Ia datang memberi lara
Yang kita tak pernah tahu bagaimana awalnya
Ia merenggut bahagia
Dan menghempasnya ke dalam tanah

Ahh... mengapa kau harus datang
Merenggut bahagia
Memaksa air mata berceceran dimana-mana

Bahkan saat kau sudah pergi, lara itu masih ada
Karena, kedatanganmu telah merenggut nyawa kakakku

Jakarta-Bogor, 29 Mei 2013

*mengenang kakakku yang meninggal karena leukimia di usianya yang baru 9 tahun

Tuesday, April 16, 2013

Jiwa yang sepi

Hening ...
Tak ada suara yang terdengar
Angin pun seakan tak ingin mengusik keheningan
Padahal rerimbun pepohonan itu senantiasa berisik karena hembusan angin

Ia tak sendirian
Ia berada dalam kerumunan orang yang tiada hentinya berbicara
Tapi ia tak ingin mendengarnya
Karena mereka tak peduli padanya

Sepi...
"Tak apa" katanya
"Biarlah.... kujalani sepi sendiri dalam ramai hidup ini" ujarnya menutup mata

***