Monday, September 25, 2023

Dalam

Seberapa sering kau bersedih?

Seberapa sering kau menangis?

Legakah setelahnya?

Atau semakin pedih?


Kau kadang bertanya padaku

Apa makna hidupmu?

Mana ku tahu, jawabku


Kegelisahanmu sering menyeruak

di antara sesak nafas yang memburu

di antara lintas jalan, tapak kaki, dering telpon 

hingga saat diam tapi tak diam


Makna? tanyamu

Mana ku tahu, jawabku sekali lagi

Makna hidupmu seharusnya kau tanyakan pada dirimu sendiri

Aku sudah tak mengerti makna hidupku, katamu lesu


Sungguh sayu matamu

Ada gelap dalam matamu, dan ku juga tak mengerti

Tarikan nafas yang sangat dalam, hingga ku ikut merasakan betapa berat nafas yang kau tarik


Kau tarik nafas dalam lagi

Seakan sulit mengambil oksigen dari udara

Seakan kau tak ingin kehilangan oksigen yang kau hirup


Ku ikut tegang saat kau tak juga melepas nafasmu

Kau hembuskan perlahan

Benar-benar perlahan

Dan senyum tipis pun terbit

dan ku tak tahu mengapa